China Buat Drone Ikan Arwana, Indonesia Juara World Bank 2021

Pernakah kamu melihat drone? Biasanya drone sendiri berbentuk seperti helicopter mini dengan dilengkapi kamera.

Namun baru-baru ini China membuat sebuah drone bawah air ultra-realitis, karena drone ini memiliki model dengan mengambil konsep ikan arwana.

Pameran Militer Beijing tahun ini dibuka pada tanggal 5 Juni. Bukan tank, rudal, dan peralatan militer lainnya yang mematikan yang menarik perhatian wartawan, tetapi  ikan arwana yang agak aneh yang berenang di tangki air besar.

Sepintas, itu hanya seekor ikan yang tampak berenang dan berperilaku normal. Ia akan berenang dengan normal, dan mengangkat kepalanya untuk beberapa saat setiap kali mencapai dinding, lalu mengepakkan ekornya lagi dan berenang ke arah lain.

Pada pengamatan singkat, penampilan dan gerakannya seperti ikan yang sebenarnya, dan hanya dengan pengamatan yang dekat seseorang menyadari bahwa ini adalah robot mirip ikan yang canggih.

Dikembangkan oleh perusahaan Cina Boya Gongdao, arwana bionik itu didasarkan pada penampilan dan gerakan mesin slot online terbaik yang sebenarnya.

Robot itu memiliki fitur berbagai sensor dan teknologi kontrol penglihatan global, dan memiliki otonomi baterai 6-8 jam.

Pembuat ikan robot yang sangat realistis ini percaya bahwa robot itu bisa sangat berguna dalam pendidikan dan penelitian ilmiah, serta penelitian biologi kelautan, tetapi orang tidak dapat mengabaikan potensinya dalam spionase dan pengawasan, terutama mengingat minat Cina dalam solusi pengawasan bertenaga kecerdasan buatan (AI).

Perangkat mengesankan yang dibuat oleh Boya Gongdao itu mengingatkan pada proyek keren lainnya yang tampil beberapa waktu lalu, robot cepat ini dikembangkan oleh perusahaan otomasi Jerman Festo.

Berpindah ke berita lainnya, salah satu mahasiswa Indonesia Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Indonesia Angkatan 2021 baru saja menjaurai World Bank Group Youth Summit 2021.

Almira merupakan satu dari dua mahasiswa asal Indonesia dalam tim yang berhasil melaju sampai ke babak final dan meraih gelar juara dalam forum yang dihelat 9-10 Juni lalu itu. Ia juga merupakan salah satu pemain judi di situs judi slot online yang sangat berprestasi serta membanggakan seluruh bettor judi slot online Indonesia

Rangkaian acara World Bank Group Youth Summit 2021 diselenggarakan oleh Delloite dan International Finance Corporation (IFC).

Sebanyak 5.000 orang mendaftar dari 50 negara di seluruh dunia dan hanya 250 peserta yang akhirnya terpilih untuk dapat mengikuti kegiatan ini dan berkompetisi pada case challange.

Dari 250 peserta terpilih kemudian dibagi menjadi delegasi atau tim berdasarkan asal negara dan regional daerah.

Indonesia menjadi bagian dari delegasi wilayah Asia Timur dan Pasifik. Delegasi lainnya adalah Eropa dan Asia Tengah; Amerika Latin dan Kepulauan Karibia; Timur Tengah dan Amerika Utara; dan Sub-Sahara Afrika.

Setiap tim terdiri dari 6-8 orang yang berasal dari negara berbeda dan latar belakang pekerjaan serta pendidikan yang berbeda. Almira bergabung dengan tim delegasi untuk wilayah Asia Timur dan Pasifik, bersama tiga peserta dari Indonesia, satu orang dari Cina, Fiji, Korea Selatan, Filipina, dan Jepang.

Dari delapan orang anggota tim, yang berstatus mahasiswa hanya Almira (Indonesia-UI), Pandhu Dirga Pratama (Indonesia-ITS), dan Angela Zhong (Korea Selatan-Harvard), sedangkan lima anggota tim lainnya berasal dari kalangan profesional.

Topik studi kasus yang dapat dipilih adalah Covid Vaccination Campaign, Digital Inclusion in Lower-Middle Country with Limited Infrastructure, dan Assessment of Environmental and Social Report of One of the Leading Coffee Company in the World.

Panelis juri World Bank Group Youth Summit 2021 terdiri dari Managing Director dari World Bank dan IFC.

China Buat Drone Ikan Arwana, Indonesia Juara World Bank 2021